diam.. (part 5)

25October

aku berjalan di gelap gulitanya malam yang semakin membuat pikiran melayang-layang..

dan seketika menemukan hal yang semakin membuat penat otak dan pikiranku..

cukup aku tau sampai sini..

dan aku tak ingin tau segalanya..

karena aku bukan malaikat tak bersayap..

dalam air mata aku hanya ingin diam..

lalu memejamkan mata..

dan ketika terbangun aku akan tersenyum.. lupa akan semua hal yang memenuhi otakku..

dan tetap terdiam..

Tags: ,

6 Responses to “diam.. (part 5)”

  1. iqranegara Says:

    udah bisa dibikin pelm pentalogy “DIAM”

  2. dee Says:

    hohohoho… mas saga..
    mau diajarin tentang blognya dong..
    kan uda bayar..
    hahahhaa

  3. amber Says:

    jangan hanya diam donk, dee…
    :p

  4. otong Says:

    “malaikat kadang tak bersayap” dewi lestari, rectroverso…
    ….
    sudah saatnya ”
    diam” mu bersuara…
    ….
    suara malaikat selalu ditunggu untuk didengar…


  5. lalank Says:

    tonk..koe ngopoe..mellow banget..haahahaha

  6. ticexbags..ayo monggo smuanya ni di click ;p Says:

    Kan mz otg abis pnjem buku dewi lestarinya sapa gitu ;p

    Diam itu memang emas ko mb. Dan emas itu mahal. Apalagi emas putih. Loh?! :D

Leave a Reply

brought by WordPress Themes